TAUFIK HIDAYAT, BEK SAYAP MASA DEPAN INDONESIA!




Konsistensi permainan Taufik Hidayat membawa hasil raihan positif bagi PSIS Semarang. PSIS yang berlaga di Liga 2 belum terkalahkan sekalipun. Hasil impresif ini tak lepas dari peran Taufik Hidayat bek sayap PSIS Semarang ini. Pria kelahiran Demak, 20 Maret 1993 ini mampu melakukan manuver menyerang ke depan dan kokoh ketika bertahan.
Taufik sendiri sudah berkecimpung dalam dunia sepak bola pada usia dini, karirnya mulai cemerlang ketika membawa PSIS U-18 menjuarai Piala Kemenpora pada tahun 2012 lalu. Dari situ Taufik mulai dicari klub-klub liga 3 dari luar daerah. Tetapi Taufik tetap memilih bertahan di Semarang dan membela tim Berlian Rajawali pada tahun 2013 sampai 2015. Dan penampilan apiknya di klub Berlian Rajawali tsb membuat Taufik diundang dalam seleksi tim PON Jateng pada tahun 2015 lalu. 
Pemain ini sempat membela Persib U21 dan memperkuat tim divisi Bawah, PS Beltim (Belitung Timur). Ketika membela PS Beltim Taufik berhasil mengatarkan PS Beltim menjuarai Divisi III U-21 Liga Indonesia zona Sumatera setelah di pertandingan 3 Maret 2013 PS Beltim berhasil mengalahkan PS Bateng melalui gol tunggal Taufik. Gol tersebut merupakan gol yang sangat indah, Taufik melepaskan tendangan lambung dari jarak kurang lebih 50 meter memanfaatkan kelengahan kiper PS Bateng yang terlambat kembali ke posisi. Kemenangan tersebut membuat PS Beltim kokoh dipuncak klasemen dengan total 12 poin. Jumlah ini tak akan mungkin terkejar mengingat hanya tersisa tiga poin yang diperebutkan oleh ke enam tim di laga akhir.
Klub profesional yang kali pertama dibela oleh Taufik adalah PSIS Semarang. Sejak musim pertama, Taufik kerap menjadi pilihan pertama pelatih, dan pada musim ketiganya bersama PSIS Semarang Taufik telah mempersembahkan sebuah trofi Kapolda Jateng Cup pada tahun 2016. Melihat usianya yang masih sangat muda, Taufik merupakan bek sayap masa depan Indonesia.
Artikel by : Rilo Pratama 

Komentar